Wujud Kepedulian Mahasiswa: SOSCAMP BEM FK USK Hadirkan Skrining Kesehatan Sejak Dini
Banda Aceh – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (BEM FK USK) menunjukkan kontribusi nyata dalam bentuk aksi sosial melalui program SOSCAMP (Social Campaign). Program ini diwujudkan dalam bentuk kampanye sosial serta penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis bagi masyarakat umum, sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kesadaran sekaligus derajat kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang digagas oleh Departemen Sosial Masyarakat (SOSMAS) BEM FK USK ini dilaksanakan pada Minggu, 19 April 2026, di kawasan Car Free Day Banda Aceh. Sebanyak 73 masyarakat umum dari berbagai wilayah di Kota Banda Aceh turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Program SOSCAMP ini bertujuan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan, melalui pelaksanaan skrining pemeriksaan kesehatan dasar sebagai upaya preventif guna mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan, serta mendorong terciptanya kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.
Kegiatan ini diisi dengan memberikan edukasi kepada masyarakat umum mengenai pentingnya skrining kesehatan dasar serta menyelenggarakan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, yang meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar glukosa darah, asam urat, dan kolesterol.
Ketua Departemen SOSMAS, Laisya Nursakila, menyampaikan kesannya terhadap kegiatan SOSCAMP yang memberinya rasa haru dan bangga. “Selama kegiatan berlangsung, jantung terasa berdegup lebih cepat, seolah mengiringi setiap langkah dalam proses pembelajaran yang selama ini hanya sebatas teori, kini diwujudkan secara nyata di hadapan masyarakat luas. Ada perasaan haru dan bangga ketika kami, yang masih berada pada tahap pra-klinik, diberi kepercayaan penuh untuk melayani. Senyuman tipis yang terukir di wajah para peserta setelah pemeriksaan selesai menjadi sumber kebahagiaan tersendiri, sekaligus penguat semangat untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana berharga bagi mahasiswa FK USK untuk memahami beragam karakter masyarakat. Para panitia kegiatan menjumpai masyarakat yang ramah dan penuh kehangatan, ada pula yang gemar berbagi cerita, hingga mereka yang tampak kurang sabar, bahkan menunjukkan kekesalan saat menunggu giliran. Pengalaman ini mengajarkan bahwa interaksi dengan masyarakat tidak selalu berjalan mulus, melainkan menuntut kesabaran, empati, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai situasi.
Melalui penyelenggaraan kegiatan SOSCAMP ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya skrining kesehatan dasar dapat semakin meningkat sebagai langkah preventif dalam menjaga kualitas hidup. Selain itu, pada pelaksanaan SOSCAMP di masa mendatang, diharapkan layanan yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan fisik, tetapi juga mencakup kesehatan psikis, sehingga tercipta pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai penutup, kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk sikap profesional serta kepedulian terhadap sesama. Pengalaman ini diharapkan menjadi langkah awal yang bermakna dalam perjalanan mahasiswa FK USK untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.